Sabtu, 31 Desember 2016

mimpi 2

Sang ibu mulai merasa ada yang aneh menimpa dirinya. Beberapa hari ini dia bermimpi buruk. Dari  kecelakaan hingga bahkan suatu penampakan sesosok wanita. Hal itu diceritakannya pada sang tokoh utama yang sangat mirim dengan tokoh pria di kimi no nawa. Hal itu semakin memburuk hingga akhirnya gangguan tersebut mulai tampak di kehidupan nyata. Dari gangguan gangguan kecil hingga parah. Puncak-puncaknya ketika sang ibu pulan dari belanja berjalan kaki di samping rel, kereta datang dari belakang dan beliau seperti terdorong ke arah rel. karena kegesitannya, beliau selamat dari tabrakan kereta, tetapi kakinya patah. Dan akhirnya beliau pun di bawa ke rumah sakit. Sang ibu menitip pesan pada anaknya untuk membelikannya suatu buku pengusir hantu. Sang anak tokoh utama itu pun akhirnya pergi ke suatu toko buku. Tetapi toko bukunya hampir tutup. Dia menyelinap masuk dan bertemu penjaga kasir toko tersebut. Seorang wanita dengan kacamata. Si tokoh utama beralasan ingin mengambil barang yang tertinggal di atas. Kemudian dia pun ke atas. Tetapi tak ada satu pun buku tentang hal itu yang dia temukan. Karena khawatir ketahuan oleh penjaga toko yang terdengar sedang mendekat, akhirnya dia menyerah dan turun berlari. Sampai suatu tempat dia melihat satu buku tentang hal itu di hadapannya dan kemudian diambilnya. Dia langsung lari keluar toko dan menabrak penjaga kasir tersebut. Tetapi dia tetap berlari. Bahkan ketika dia sadar bahwa dia dihadang oleh sesosok hantu wanita dihadapannya. Tetapi karena perasaan cintanya terhadap sang ibu, dilawanlah rasa takutnya dan ditembusnya sosok penampakan tersebut. Sosok tersebut hilang dan sang tokoh akhirnya bisa melanjutkan perjalanannya. Di tengah jalan, dia sempat memberi pesan kepada kawannya yang memiliki kemampuan untuk membantunya dari jauh. Dan dia juga memberi pesan sms pada kasir penjaga toko atas perilakunya dan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Sang ibu pun sembuh. Di suatu waktu ketika sekolah, dia bertemu dengan temannya yang memiliki kemampuan tersebut. Dan bertanya apakah dia yang membantu pengusiran roh itu. Lalu dia berkata bahwa dia hanya membantu sedikit, hanya membuatnya tak pernah datang lagi. Tetapi yang mengusirnya adalah sang tokoh sendiri. Dia bilang bahwa kekuatan cinta sudah cukup menghancurkan dendam roh roh yang jahat.

Tamat!

mimpi 1

31 desember 10.00 AM

Aku berbubah menjadi seseorang yang memunculkan kepribadian yang benar benar terbalik. aku lepaskan semuanya. semua tindak tanduk yang kulakukan adalah buah dari setiap keputusan tanpa emosi. dalam diriku saat ini, kata-kata yang ku ucapkan pada bawahan ku saat itu mungkin sangat tak berperasaan, walaupun faktanya seperti itu. lalu kemudian ku katakan kembali pada mereka, "itulah diriku yang kalian inginkan. tetapi kemudian kalian tak mau menerimanya. aku sudah pernah katakan bahwa aku percaya kalian adalah manusia, yang tanpa di cambuk pun kalian paham apa yang aku perintahkan. tetapi ketika kalian memaksakan diri untuk tetap dicambuk, dan kemudian ku terima keinginan kalian, lalu ku cambuk kalian, kalian malah marah dan tak terima.. terserah apa yang ingin kalian lakukan. aku akan pergi!" perasaan ku saat itu adalah : kekecewaan dan ketidak pedulian...

-mimpi selesai.

Rabu, 12 Februari 2014

langkah kegelapan...

serangan yang sangat dasyat!

kegelapan tiba-tiba menghempasku jauh kebelakang...

ketakutan ku semakin tinggi...

bukanlah ruang yang terang tempat ku dihempaskan, melainkan kegelapan yang semakin dalam..

bahkan berupa jurang..


ku berusaha untuk terbang dari keterjatuhan...

walau aku sadar, aku hanyalah manusia...

yang bahkan bermimpi bisa terbangpun hampir mustahil...




ya, aku melangkahkan kakiku...

keputusan yang tak mungkin sembarangan ku ambil, tetapi mungkin keraguan terdahulu yang mempengaruhinya...



dan sekarang, ku hadapi sesuatu yang sangat kuat!

prajurit bukan lawanku lagi kurasa...

dan raja turut serta untuk turun dari tahtanya..

seakan tak mau melepaskan kekangan yang prajuritnya dulu pernah mengikatkannya..


rantai itu mulai runtuh, tetapi raja api tak mau menerimanya...




ya, sekarang aku takut!!

ya tuhan, aku takut!!!

darah, mengalir keluar dari kulitku.. dan nanah menyertai semburat merah yang keluar itu..

tapi aku tahu itu bukanlah sekedar darah...



perasaanku sangat ketakutan!!


karena aku tahu, sejarah membuka mataku...

dan ini bukanlah sesuatu yang sama...



sang penguasa turun, sedangkan aku sendiri...

sekali lagi, kegelapan merasuki udara di sekitarku...

dan hanya Dia yang bisa aku harapkan perlindungannya..




aku bingung,,

memudar adalah satu-satunya cara yang bisa aku lakukan sekarang..

memudar jadi begitu hebat melindungi jiwa yang rapuh ini...



dan ku pertegas bahwa AKU ADALAH PENGUASA TUBUHKU!!!!!

Senin, 10 Februari 2014

rahasia-rahasia.....



Ada yang salah,,
Ini semua tidak benar...
Ada yang salah...
Ini semua membuatku mual..
Tapi apa.. seakang-akan terdapat tabir diantara kebenaran dan posisiku sekarang,. Apa yang harus ku perjuangkan.. kebaikan kah? Kurasa sekarang tidak hanya itu... apa yang aku harus lakukan.. bahkan itupun aku tidak tahu... semua terasa berantakan, walau terlihat aman2 saja..

Aku tau ada yang salah..
Perasaanku bergoncang sangat hebat, tapi tak tau berasal dari mana..
Kegelisahan menjalari jiwa ku, tanpa ku tahu kegelisahan apa ini..
 Dan darimana asalnya,,,

Aku tidak bisa tinggal diam... haruskah aku mencari lagi? Lebih dalam? Tapi apa yang aku cari dan darimana aku harus memulainya.
Aku tidak bisa berlagak sebagai tuhan yang bisa mengetahui segalanya.
Tapi mengetahui rahasia dunia karena aku meminta kepadaNya, merupakan sesuatu yang menggembirakan, tetapi sekaligus membuatku semakin kacau...
Apa yang aku dapatkan dari cerita2 itu..
Pelajaran kah?
Kurasa lebih dari itu...
Hanya saja belum dapat kupahami...

Dari awal aku mulai meyakini diriku bahwa setiap satu manusia menyimpan sejuta rahasia dunia... dulu hanya sekedar yakin, berdasarkan hanya pemahaman dasar saja, atau dari satu mata saja... tapi ketika aku meminta kepadaNya, ternyata jauh diluar bayangan ku... bahkan aneh rasanya mengetahui hal-hal yang sebenarnya mungkin tidak bisa di anggap aneh, mungkin karena banyaknya rahasia yang ku pahami...  atau ini hanya permulaan saja...

Sekali lagi, apa yang akan aku dapatkan dari semua itu...
Tapi yang terpenting adalah, harus kuapakan hasil yang ku dapatkan itu...
Harus ku apakan kisah dibalik tabir itu...
Haruskah aku mengikutinya? Seakan2 segalanya menjadi sia-sia ketika kau tak melangkahkan kaki mu ke pintu tabir itu...
Segalanya berjalan dengan buruk.. walau sama sekali tak terlihat...
Sungguh, aku bisa merasakannya...
Sekali lagi dan sekali lagi, kegelisahan yang begitu besar menjalari keyakinan ku,.. maaf, tapi bukan keyakinan yang kalian bayangkan... tak bisa ku jelaskan jenis keyakinan apa dalam konteks ku ini, karena terlalu rumit untuk bisa dijabarkan dalam kata-kata...
Keyakinan ini begitu dalam akarnya, dan begitu gelap ruang disekitarnya... mungkin untuk saat ini... tapi perlukah aku memperjuangkannya?  Dengan bergeraknya keyakinan yang satu ini, sangat mungkin terjadi keyakinan-keyakinan yang kalian maksudkan, yang ada di dalam diri ku ini akan runtuh seketika, bahkan sekejap mata...
Mungkin itu yang aku takutkan..

Hanya saja, ini masih abstrak dan tak bisa aku terjemahkan.. bahkan ku pahami...
Ada apa ini???

Sungguh, tak kupahami apa yang sedang terjadi.. kegelisahan ini bukanlah sesuatu yang hitam, tapi tidak juga putiih... sesaat ku pikir itu adalah keraguan, tapi sebenarnya apa yang aku ragukan??? Untuk sementara ku buang kesimpulan ku itu..

Dalam 3 hari, segalanya menjadi berbeda... diluar, didalam maupun diantaranya... walau tak terlihat...

Apakah ini tanda akan terjadinya sesuatu.. sesuatu yang besar... haruskah aku memberanikan diri untuk mengajukan diriku kepadaNya agar aku bisa berkontribusi didalamnya...

tentu saja aku takut, karena aku tidak tahu apa yang akan ku hadapi...

kecintaanku kepadaNya sangat diuji saat ini.. 

dia pernah berkata, “langkahkan lah kaki mu. Ketika kau diam, kau tidak akan tahu apa-apa dan tidak akan pernah mengetahuinya. tetapi ketika kau bergerak, kau tidak akan tahu apa-apa dan akan mengetahui sesuatu didepan sana..”
tidak ada pilihan di kalimat itu... aku tetap harus maju...
mungkin satu2nya hal yang bisa aku pegang hanyalah keberadaan Dia yang akan melindungi ku karena aku memintanya...

Tap....

Rabu, 18 Desember 2013

syukur...

lihat itu...

betapa indah cahayanya...

tidak ada yang menyangkal bahwa dia memang keindahan sempurna...

perlahan tenggelam ditelan kegelapan...

disaat-saat terakhir...

menaburkan senyuman perpisahan...

dengan hempasan langit jingga di angkasa...

kelembutan angin sore yang dengan setia menyertai kepergiaannya...

deburan suara ombak yang menenangkan...

seakan berusaha menahan kepedihan atas perpisahan ini...




    itu mungkin salah satu keindahan yang tiada tara...









lalu pohon-pohon yang terbentang perkasa..

hutan-hutannya...

tumbuhannya...

hewan-hewannya...

rerumputan yang tumbuh liar di tanah ini...

bunga-bunga yang bermekaran sempurna...

warna-warnanya dan keharumannya...

buah-buahan yang bisa kau makan dengan nikmat...