Sang ibu mulai merasa ada yang aneh menimpa dirinya. Beberapa
hari ini dia bermimpi buruk. Dari kecelakaan hingga bahkan suatu penampakan
sesosok wanita. Hal itu diceritakannya pada sang tokoh utama yang sangat mirim
dengan tokoh pria di kimi no nawa. Hal itu semakin memburuk hingga akhirnya
gangguan tersebut mulai tampak di kehidupan nyata. Dari gangguan gangguan kecil
hingga parah. Puncak-puncaknya ketika sang ibu pulan dari belanja berjalan kaki
di samping rel, kereta datang dari belakang dan beliau seperti terdorong ke
arah rel. karena kegesitannya, beliau selamat dari tabrakan kereta, tetapi
kakinya patah. Dan akhirnya beliau pun di bawa ke rumah sakit. Sang ibu menitip
pesan pada anaknya untuk membelikannya suatu buku pengusir hantu. Sang anak
tokoh utama itu pun akhirnya pergi ke suatu toko buku. Tetapi toko bukunya hampir
tutup. Dia menyelinap masuk dan bertemu penjaga kasir toko tersebut. Seorang wanita
dengan kacamata. Si tokoh utama beralasan ingin mengambil barang yang
tertinggal di atas. Kemudian dia pun ke atas. Tetapi tak ada satu pun buku
tentang hal itu yang dia temukan. Karena khawatir ketahuan oleh penjaga toko
yang terdengar sedang mendekat, akhirnya dia menyerah dan turun berlari. Sampai
suatu tempat dia melihat satu buku tentang hal itu di hadapannya dan kemudian
diambilnya. Dia langsung lari keluar toko dan menabrak penjaga kasir tersebut. Tetapi
dia tetap berlari. Bahkan ketika dia sadar bahwa dia dihadang oleh sesosok
hantu wanita dihadapannya. Tetapi karena perasaan cintanya terhadap sang ibu,
dilawanlah rasa takutnya dan ditembusnya sosok penampakan tersebut. Sosok tersebut
hilang dan sang tokoh akhirnya bisa melanjutkan perjalanannya. Di tengah jalan,
dia sempat memberi pesan kepada kawannya yang memiliki kemampuan untuk
membantunya dari jauh. Dan dia juga memberi pesan sms pada kasir penjaga toko
atas perilakunya dan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Sang ibu pun
sembuh. Di suatu waktu ketika sekolah, dia bertemu dengan temannya yang
memiliki kemampuan tersebut. Dan bertanya apakah dia yang membantu pengusiran
roh itu. Lalu dia berkata bahwa dia hanya membantu sedikit, hanya membuatnya
tak pernah datang lagi. Tetapi yang mengusirnya adalah sang tokoh sendiri. Dia
bilang bahwa kekuatan cinta sudah cukup menghancurkan dendam roh roh yang
jahat.
Tamat!